"Dulu sempet pacaran, mau nikah juga, orangtua sempet ketemuan, tapi nggak jadi karena saya nggak kerja," ujar LK dalam pengakuannya kepada wartawan di Mapolres Jakarta Selatan, Kamis (30/4/2015).
โSaat ditanya mengenai jenjang pendidikannya, LK mengaku hanya sempat merasakan bangku sekolah hingga SMP. "Dulu nggak naik kelas terus berhenti sendiri," jelasnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kadang-kadang narik angkot, sekarang di konter pulsa," jelasnya.
โLK juga mengakui bahwa keinginan untuk kabur dan mengontrak di kawasan Ciracas, Jakarta Timur usai bertemu di Jagakarsa pada 22 April tersebut atas kesepakatan mereka berdua. "Dia mau, kita udah sepakat," ungkapnya singkat.
Selama 4 hari hidup bersama di sebuah rumah kontrakan, pelaku menjual perhiasan dan sepeda motor untuk hidup sehari-hari. Ketika uang hasil penjualan habis, pelaku akhirnya berniat menjual korban ke lelaki hidung belang di kawasan Ciawi, Bogor dengan bayaran Rp 500 ribu.
Pada tanggal 27 April 2015, korban berhasil diamankan polisi. Di hari yang sama, polisi juga membekuk LK yang saat itu sedang berada di kawasan Tajur, Bogor.











































