Tiga Kemungkinan Motif Pembunuhan Istri Direktur BIN
Senin, 14 Feb 2005 18:28 WIB
Jakarta -
Sampai sekarang, Polri masih belum bisa menetapkan motif pembunuhan istri Direktur Operasional Badan Intelijen Negara (BIN) Abdurrahman Pellu, Ny Barkah Hani. Untuk sementara, ada tiga kemungkinan motif pembunuhan tersebut. Hal ini disampaikan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani kepada wartawan di sela-sela mengikuti rapat kerja (raker) antara jajaran Kapolri dan Komisi III DPR di gedung DPR, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/2/2005). Menurut Kapolda, sejauh ini ada 3 kemungkinan motif yang melatarbelakangi pembunuhan tersebut, yaitu perampokan, dendam, atau terkait dengan tugas-tugas suami korban sebagai petinggi BIN. "Tapi, sampai sekarang kita belum menetapkan motif apa pun, karena kita masih melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi," ungkapnya. Sejauh ini, kata Kapolda, sudah diperiksa sekitar 8 orang. baik saksi yang menemukan korban, yang melihat klorban terakhir di TKP, maupun saksi-saksi lainnya. "Polisi sudah mendalami keterangan keluarga maupun suami korban," kata Kapolda. Seperti diketahui, Ny Barkah Hani dan sopirnya ditemukan tewas di dalam mobil L-300-nya di Jl. Raya Setu, Bekasi. Kedua mayat tersebut ditemukan dalam kondisi mengenaskan, penuh dengan bekas tusukan benda tajam dan bekas pukulan benda tumpul.
(asy/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































