Ke Depan, Bus TransJ Rusak Harus Diservis oleh Perusahaan Pemegang Merek

Masalah dan Solusi

Ke Depan, Bus TransJ Rusak Harus Diservis oleh Perusahaan Pemegang Merek

- detikNews
Kamis, 30 Apr 2015 14:50 WIB
Ke Depan, Bus TransJ Rusak Harus Diservis oleh Perusahaan Pemegang Merek
Dirut PT Transportasi Jakarta A.N.S Kosasih (Foto: Reno/detikcom)
Jakarta - Pengelola TransJ menggandeng Agen Pemegang Merek (APM) untuk melalukan perawatan terhadap bus-bus yang mengalami kerusakan. Sistem ini menjadi andalan pengelola TransJ agar bus bisa dirawat secara profesional oleh teknisi ahli.

"Sekarang sudah lebih ekstrem lagi pengawasannya, operator tidak boleh merawat sendiri, yang boleh merawat itu Agen Pemegang Merek (APM)," ucap Dirut PT Transportasi Jakarta, A.N. S Kosasih saat berbicang dengan detikcom, Rabu (29/4/2015).

Kosasih mengatakan dengan sistem ini maka perbaikan bus akan dilakukan oleh teknisi ahli dan terpercaya. "APM itu misalnya busnya merek Mercedes Benz, yang boleh memelihara hanya agen pemegang merek Mercedes Benz," ucap Kosasih.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Operator TransJ diwajibkan melakukan kontrak perawatan dan perbaikan dengan APM. Biaya servis akan dipotong langsung oleh TransJ dari penghasilan operator.

"Nanti uangnya (biaya servis) langsung kita potong ke APM, operator nggak terima," katanya.

Semua operator juga disyaratkan untuk memiliki lahan luas untuk 'kandang' bus yang bisa digunakan untuk melakukan servis dan perawatan. Nantinya teknisi dari APM akan ditugaskan di masing-masing pul yang sudah bekerjasama dengan APM.

"Logikanya gini, kalau ada yang bisa membetulkan suatu mobil dengan merek tertentu mustinya yang paling ngerti yang jualan dong, karena dia yang jual, dia yang punya merek, suku cadang dan keahlian untuk merawat dan memelihara," ucap Kosasih.

Dengan sistem ini maka perawatan akan dilakukan oleh orang ketiga yang merupakan perusahaan swasta. Sehingga tanggungjawab terhadap perawatan bisa lebih terjamin. Sistem ini akan diterapkan di kontrak mendatang yang akan dilakukan pada pertengan tahun 2015.

"Nanti dikontrak baru perawatan dilakukan Agen Pemegang Merek dan pasti mereka swasta," katanya.
Selama ini untuk perawatan bus TransJ menjadi tanggungjawab masing-masing operator di setiap koridor. Mereka memang diwajibkan untuk melakukan perawatan terhadap bus yang dioperasikannya. Namun saat ini masih banyak bus rusak yang tetap berlalu lalang di jalan dan tidak dirawat dengan baik.
Β 
Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.


(slm/van)


Berita Terkait