Begini Solusi 'Kreatif' Pengelola TransJ Hilangkan Bus Reyot

Masalah dan Solusi

Begini Solusi 'Kreatif' Pengelola TransJ Hilangkan Bus Reyot

- detikNews
Kamis, 30 Apr 2015 13:35 WIB
Begini Solusi Kreatif Pengelola TransJ Hilangkan Bus Reyot
Dirut PT Transportasi Jakarta A.N.S Kosasih (Foto: Reno/detikcom)
Jakarta - Pengelola TransJ, PT Transportasi Jakarta menawarkan solusi jangka pendek dan panjang untuk mengatasi masalah bus reyot dan rusak. Solusi itu disebut sebagai cara kreatif dengan melakukan pengadaan bus baru dan integrasi bus pengumpan.

"Kami sekarang sedang berproses menempuh pengadaan dengan cara-cara kreatif agar bisa terjadi percepatan dan penambahan bus baru dalam waktu dekat," kata Direktur Utama PT Transportasi Jakarta A.N.S Kosasih saat berbincang dengan detikcom, Rabu (29/4/2015).

Solusi kreatif tersebut dibagi dalam dua katergori yakni solusi rencana jangka pendek dan jangka panjang. Jangka pendek adalah dengan mengoperasikan bus yang baru dibeli pada Maret lalu lewat Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Paling cepat kami sudah beli 51 unit bus lewat e-katalog LKPP, tahap awal 20 unit datang bulan Juni nanti. Kami harap saat ulang tahun Jakarta sudah dapat beroperasi. Lalu tahap dua datang 31 unit pada bulan Desember," ucap Kosasih.

Sementara itu untuk solusi jangka panjang adalah melakukan integrasi dengan menyediakan jasa layanan Bus Kota Terintegrasi Busway (BKTB) seperti Kopaja dan lain-lain. Sesuai Peraturan Gubernur Nomor 17 tahun 2015 PT TransJ bisa melakukan kerjasama dengan para pengusaha BKTB yang dalam Pergub tersebut disebut sebagai "angkutan pengumpan". PT TransJ berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan untuk meminta salah satu konsultan independen berskala internasional untuk menghitung nilai rupiah per kilometer yang dipandang tepat untuk menjadi dasar kontrak.

"Kami mengadakan lelang operator 51 unit bus gandeng, kami juga mengadakan lelang bus single dan lelang angkutan pengumpan. Angkutan pengumpan itu sebetulnya angkuta kota,tapi jalurnya diminta beroperasi di dalam dan luar jalur TransJ tapi khusus menyangkut penumpang di rute-rute yang tidak terjangkau oleh kami," jelas Kosasih.

Rencannya pertengahan tahun ini lelang akan dilakukan untuk 20-50 unit angkutan pengumpan dan juga untuk menentukan harga perkilometer. Dengan begitu tahun ini PT TransJ bisa memiliki tambahan bus baru untuk beroperasi dan 'menyingkirkan' bus reyot.

"Kami harapkan di tahun 2015 ada 800 sampai 500 bus dari berbagai ukuran yang akan beroperasi di jalur busway. Kami harapkan dengan adanya jumlah bus yang lebih banyak penumpang akan terlayani. Begitu bus yang baru datang bus lama akan ditarik dan diganti dengan bus baru," tutupnya.

Masalah solusi adalah program baru detikcom yang bertujuan untuk membantu mencarikan solusi terhadap masalah-masalah yang terjadi di masyarakat. detikcom akan mengumpulkan laporan masalah dari publik, kemudian menganalisis solusinya dengan pakar, hingga akhirnya mencoba merealisasikan solusi itu dengan pihak terkait.




(slm/van)


Berita Terkait