Budi datang ke Stadion GBLA Gedebage sekitar pukul 11.45 WIB, Kamis (30/4/2015). Jenderal bintang tiga ini didampingi Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan bersama sejumlah penyidik Bareskrim Mabes Polri dan Ditreskrimsus Polda Jabar.
Budi sempat melihat tembok stadion bagian luar yang kondisinya retak. "Ini retak-retak," kata Budi yang memakai kemeja putih lengan panjang dan berdasi motif garis.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Proyek Stadion GBLA Gedebage ialah proyek tahun anggaran 2009-2014. Proyek yang mulai bergulir zaman Wali Kota Dada Rosada ini menelan biaya cukup fantastis yaitu Rp 545 miliar. Peresmian stadion dilakukan Wali
Kota Bandung saat itu, Dada Rosada.
Akibat pembangunan yanh dikorup, stadion berdiri tanpa spesifikasi yang layak. Tanah stadion ambles sedalam 75 sentimeter. Selain itu, banyak fisik bangunan yang tidak sesuai pengerjaan. Misalnya saja dinding-dinding stadion yang seharusnya kokoh, namun kenyataannya banyak terdapat retakan. Satu orang sudah ditetapkan menjadi tersangka.
Dua hari terakhir, penyidik Mabes Polri berada di Bandung. Mereka menggeledah kantor Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya dan PT Adhi Karya. Sejumlah dokumen diamankan dari dua lokasi tersebut.
(bbn/try)











































