"Ada oknum main, restoran juga banyak yang nggak bayar kita harus ancam. Pidanain!" ujar Ahok di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2015).
Mantan Bupati Belitung Timur itu sengaja menggalakkan pajak guna menjaga kebocoran pendapatan DKI. Ahok juga menegaskan jika masih ada staf Pelayanan Pajak DKI yang berani main, maka akan langsung distafkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sekarang kita mau cegah yang soal pemasukan. Kita pemasukannya banyak bocor. Tugas kita kan menjaga pengleuaran nggak bocor, sebaiknya kita juga menjaga pemsukan tidak bocor. Maka kita bilang, kita stafkan kalau di dalam macam-macam kita keluarin saja dari SKPD. Jadi kita sudah punya data, harusnya kita melebihi target. Kenapa tidak," lanjut Ahok.
Diakuinya, Ahok sendiri tidak mengetahui secara pasti berapa kebocoran yang diakibatkan dari permainan oknum terhadap pendapatan asli daerah (PAD) DKI.
"Nah saya nggak tahu, ada hitungan dari Asian Development Bank," pungkasnya.
(aws/imk)











































