Komplotan Geng Motor Pelaku Begal di Jaktim Dibekuk Polisi

Komplotan Geng Motor Pelaku Begal di Jaktim Dibekuk Polisi

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2015 19:29 WIB
Jakarta - Komplotan geng motor 'Babe' ditangkap aparat polisi karena melakukan sejumlah aksi pembegalan di wilayah Jakarta Timur. Mereka ditangkap hanya beberapa jam berselang setelah melakukan aksinya pada pertengahan April 2015.

"Sebenarnya kita tangkap pada tanggal 19 April, tetapi baru sekarang kita ekspose karena waktu itu masih kita kembangkan," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Timur Kompol Tejo Yuantoro saat dihubungi detikcom, Rabu (29/4/2015).

Ada 8 orang tersangka yang ditangkap polisi. Rata-rata para pelaku masih di bawah umur.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ada yang usia 15, 16, 17 dan 19 tahun. Beberapa di antaranya masih berstatus sebagai pelajar," ungkap Tejo.

Tejo mengutarakan, para tersangka ditangkap atas laporan kasus pencurian dengan kekerasan (curas) modus begal yang terjadi di wilayah Pulogadung, Jakarta Timur, tanggal 19 April 2015 dini hari lalu. Saat itu, para tersangka membegal pemotor di Jl Raya Bekasi Km 17 Pulogadung, Jakarta Timur.

"Saat itu mereka memepet korban, kemudian ada yang menodongkan senjata tajam jenis badik ke korban," ujarnya.

Para tersangka dikenal sadis dalam melakukan aksinya. Meski masih remaja, mereka tidak segan-segan melukai korbannya.

"Ada korban yang pernah dibacok oleh komplotan ini sehingga mengalami luka di bagian punggung," imbuhnya.

Tejo menambahkan, para tersangka ini memiliki geng motor yang mereka berinama geng motor 'Babe' Cakung. Kelompok ini beranggotakan sekitar 20 orang.

"Saat melakukan aksinya mereka bergerombol 20-an orang. Yang baru kita tangkap 8 orang dan masih kita kembangkan terus," tutupnya.

Dari para tersangka ini, polisi menyita barang bukti berupa 5 unit motor yang digunakan untuk melakukan kejahatan, sejumlah handphone dan senjata tajam jenis badik. Mereka dijerat Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dan terancam pidana hukuman penjara di atas 5 tahun.

(mei/mad)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini