Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar pimpinan Agung Laksono, Leo Nababan, menyebut peluang Tommy mengambil alih partai berlambang pohon beringin itu terbuka di tahun 2016. "Saya undang Mas Tommy untuk bermain di 2016, karena memang beliau kader partai yang pernah maju di (Munas) Riau," kata Leo kepada wartawan di gedung DPR Senayan Jakarta, Rabu (29/4/2015).
Melalui Munas 2016 itulah Leo mempersilakan keluarga Cendana jika ingin mengambil alih Golkar. "Silakan (ambil alih), tapi tunggu munas yang diadakan Golkar dulu," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepada Bang Akbar Tandjung (yang minta) supaya munas, sabarlah Bang, kita mainkan 2016," kata Leo.
Usul Golkar agar menggelar munaslub selain dari Akbar sebenarnya juga datang dari Tommy Soeharto. Hal itu disampaikan Tommy saat menggelar jamuan santap siang untuk Ketua DPP Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, Ketua FPG Ade Komaruddin, Fuad Hasan Mansyur dan Akbar Tandjung pada Jumat 10 April 2015 lalu.
Dalam jamuan yang digelar di gedung Granadi, Kuningan, Jakarta Selatan itu, Tommy mengatakan bahwa munaslub bisa digelar untuk menyelesaikan dualisme kepemimpinan di Partai Golkar.
(erd/nrl)










































