Sebelum Bunuh Diri, Briptu Sigiro Minta Istri Korban Menembaknya

Dua Polisi Sumut Bertengkar

Sebelum Bunuh Diri, Briptu Sigiro Minta Istri Korban Menembaknya

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2015 17:18 WIB
Sebelum Bunuh Diri, Briptu Sigiro Minta Istri Korban Menembaknya
Jenazah polisi yang tewas ditembak dan bunuh diri saat evakuasi di Serdang Bedagai. (Ist)
Medan - Briptu Sigiro kalut setelah menembak mati Brigadir Dedi Sofyan di rumahnya. Dia sempat meminta istri korban untuk menembaknya, namun karena tidak dipenuhi dia menembak kepalanya sendiri.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Guntur Agung Supono menyatakan, hal itu diketahui berdasarkan keterangan saksi.

"Istri korban tidak bersedia menembak, dan kemudian lari keluar," kata Guntur di lokasi kejadian, di Desa Tualang, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Rabu (29/4/2015).

Tak lama setelah istri korban lari keluar, lalu terdengar suara tembakan. Ternyata korban bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri. Lokasi bunuh itu persis di samping jenazah Dedi Sofyan, sehingga saat ditemukan jenazah keduanya tampak berdampingan.

Senjata yang dipergunakan untuk menembak korban dan untuk bunuh diri itu merupakan senjata laras panjang organik Polri yakni jenis V2. Baik korban maupun pelaku merupakan anggota Satuan Polisi Air Polres Serdang Bedagai. Masih belum diketahui apa motif pertengkaran yang berujung penembakan dan bunuh diri itu.


(rul/try)


Berita Terkait