Muladi Seolah Main Dua Kaki

Golkar Pecah

Muladi Seolah Main Dua Kaki

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2015 16:24 WIB
Muladi Seolah Main Dua Kaki
Jakarta - Menjelang putusan PTUN, dua kubu di internal Golkar yang tengah dirundung perpecahan kembali bergejolak hebat. Surat Ketua Mahkamah Partai Golkar Muladi membuat kubu Agung Laksono luar biasa percaya diri bakal memenangkan PTUN.

Muladi memang mengirim surat ke Majelis Hakim PTUN. Surat yang dikirim 24 April 2015 tersebut sebenarnya berisi alasan dia tak memenuhi panggilan sidang PTUN. Namun di dalam surat bermaterai tersebut Muladi menegaskan Mahkamah Partai Golkar sudah mengambil keputusan soal penyelesaian polemik perpecahan beringin.

"Tidak benar kalau dinyatakan tidak ada putusan, yang terkait dengan pokok permohonan yang mana keputusannya adalah: Dua hakim MPG Muladi dan HAS Natabaya tidak berpihak dalam mengambil keputusan dan menyerahkan penyelesaian sengketa Partai Golkar melalui pengadilan negeri dengan beberapa rekomendasi, sedangkan dua hakim MPG yaitu Andi Mattalata dan Jasri Marin memenangkan atau mengabulkan gugatan DPP Golkar hasil munas Ancol (kubu Agung Laksono) sebagai kepengurusan yang sah dengan tugas melakukan konsolidasi partai secara simultan selambat-lambatnya bulan Oktober 2016," demikian surat Muladi yang dibacakan majelis hakim PTUN pada Senin (27/4) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Isi surat tersebut berbeda 180 derajat dengan surat yang dikirim Muladi sebulan sebelumnya pada 24 Maret 2015. Dalam surat yang ditujukan kepada Ketua Umum Golkar hasil Munas Bali Aburizal Bakrie, Muladi menegaskan Mahkamah Partai Golkar tak mengambil keputusan.

"Bahwa isi amar Putusan dalam pokok permohonan adalah oleh karena terdapat pendapat yang berbeda diantara Anggota Majelis Mahkamah terhadap pokok permohonan, sehingga tidak tercapai kesatuan pendapat di dalam menyelesaikan sengketa mengenai keabsahan kedua Munas Partai Golkar IX," demikian kata Muladi tak memperjelas ada atau tidaknya keputusan dalam sidang Mahkamah Partai Golkar.

Surat ini yang dipegang kubu Aburizal Bakrie yang juga yakin bakal memenangkan PTUN. Lalu surat mana yang bakal dijadikan majelis hakim PTUN untuk memutuskan keabsahan SK Menkum HAM Yasonna Laoly terhadap kepengurusan Golkar hasil Munas Ancol?

Muladi sendiri seolah main dua kaki, surat kepada Ical jelas sekali seolah tak ada pengakuan Mahkamah Partai Golkar terhadap hasil Munas Ancol, namun berbeda dengan isi suratnya kepada majelis hakim PTUN. Namun di internal Golkar bisik-bisik Muladi condong ke Agung Laksono makin santer, apalagi menantu Muladi, Fayakhun Andriadi, jadi salah satu pentolan kubu Agung.

Namun Muladi sendiri terus bermanuver. Muladi ada pada saat deklarasi Presidium Penyelamat Golkar di Slipi, namun juga hadir di pertemuan Golkar kubu Ical di Epicentrum Kuningan di hari yang sama. Selanjutnya Muladi juga bergantian menjadi buah bibir di kedua kubu. Lalu apa babak akhir main dua kaki Muladi?

(van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads