Kebo beraksi di rumah korban, Kelurahan Kedung Badak, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, Selasa (28/4/2015) malam. Di hadapan polisi, Kebo berdalih terpaksa merampok karena terdesak kebutuhan ekonomi. Penghasilannya sebagai penjual telor di Pasar Anyar Bogor dianggap tidak mencukupi kebutuhannya sehari-hari.
"Saya butuh uang, pak. Mau bayar kontrakan," kata Kebo di Mapolsek Tanah Sareal, Rabu (29/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Usai menusuk Dahlia, Kebo membawa kabur motor Honda Beat, gadget, dan uang tunai Rp 200 ribu milik Dahlia. "Handphonenya (tab) udah saya jual, 800 ribu. Motornya belum dijual, uang 200 juga masih ada," katanya sambil menahan sakit di kakinya karena luka tembak.
Antara pelaku dan korban, sebenarnya saling kenal. Sejak beberapa bulan lalu, Kebo mengontrak sebuah rumah yang berada persis di belakang rumah yang dihuni Dahlia dan suaminya. "Saya kenal sama korban, dia (korban) juga kenal sama saya. Saya ngga niat nusuk, saya juga sempet minta maaf ke dia setelah nusuk," kata Kebo.
Kasat Reskrim Polres Bogor AKP Aulia Djabar mengatakan, berdasarkan hasil olah TKP dan keterangan beberapa saksi, Kebo adalah pelaku tunggal. "Motifnya sementara perampokan. Ada beberapa barang milik korban yang hilang," kata AKP Aulia.
Kebo dipenjara karena kasus pencurian motor pada tahun 2012 lalu. Setelah menjalani hukuman penjara di LP Paledang, Kebo kembali dijebloskan ke penjara karena terlibat kasus narkoba. Ia bebas pada november 2014 lalu. Kini, Kebo kembali terancam hukuman penjara diatas 5 tahun karena merampok.
(try/try)











































