Martin Duduk Pasrah Saat Dieksekusi Mati Regu Tembak

Eksekusi Mati Gelombang II

Martin Duduk Pasrah Saat Dieksekusi Mati Regu Tembak

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2015 14:44 WIB
Martin Duduk Pasrah Saat Dieksekusi Mati Regu Tembak
Bekasi - Regu tembak Brimob Jawa Tengah telah mengeksekusi mati Martin Anderson alias Belo, gembong narkotika asal Ghana. Timah panas menembus dada kiri Martin yang dieksekusi dalam posisi duduk dengan pasrah.

"Dieksekusi dalam posisi duduk. Selama di dalam (penjara), dia kelihatan baik selalu ikut pesantren dan muslim yang baik. Saat dieksekusi terlihat pasrah dan terlihat nikmat," ujar Edi Warsono, Kasi Binmas Lapas Batu usai pemakaman di TPU Perwira, Jalan Perwira, Bekasi Utara, Rabu (29/4/2015).

Jauh hari sebelum dieksekusi mati oleh regu tembak, Martin telah memesan dimakamkan di TPU Perwira, Kota Bekasi. Jenazah dimakamkan di Blok E secara Islam dan telah disetujui oleh keluarga. "Ini atas permintaan sendiri diberikan kepada sipir di Lapas Batu," ujar Edi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Proses pemakaman mualaf bernama Islam Surajuden Abiodun Moshod itu berlangsung cepat dan hanya dihadiri oleh keluarga istrinya. Berulang kali isak tangis Meliani Slamet memecah kesunyian siang itu. Tak ada pengawalan ketat dari polisi. "Suami ku sudah pergi ke surga," teriak Meliani yang merupakan warga negara Indonesia dan menetap di kawasan Cengkareng ini.

Martin ditangkap di Kelapa Gading, Jakarta Utara, pada 7 November 2003 atas kasus kepemilikan heroin 50 gram yang dimasukkan di dalam map. Dia divonis mati dan mengajukan upaya hukum. Namun upaya untuk terbebas dari hukuman mati kandas, grasinya ditolak Presiden Jokowi melalui Keppres No 1/G 2015.


(aan/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads