Korupsi Stadion BLA, Giliran PT Adhi Karya yang Digeledah Tipikor Bareskrim

Korupsi Stadion BLA, Giliran PT Adhi Karya yang Digeledah Tipikor Bareskrim

- detikNews
Rabu, 29 Apr 2015 11:00 WIB
Korupsi Stadion BLA, Giliran PT Adhi Karya yang Digeledah Tipikor Bareskrim
Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Bareskrim Polri menggeledah kantor PT Adhi Karya di Bandung. Penggeledahan dilakukan terkait dengan kasus dugaan korupsi pembangunan Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GLBA), di Gedebage, Bandung, Jawa Barat.

"Hari ini geledah PT Adhi Karya di Bandung," kata Kasubdit IV Tipikor Bareskrim, Kombes Yudiawan, melalui pesan singkat, Rabu (29/4/2015).

Penggeledahan mulai dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB. Tim dari Bareskrim dibantu tim dari Reskrimsus Polda Jabar.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Selasa (28/4) kemarin, penyidik juga menggeledah kantor Dinas Tata Ruang dan Cipta Karya (Distarcip) Kota Bandung. Penggeledahan berlangsung dari pukul 09.00 WIB dan berakhir pada pukul 00.30 WIB.

"Hasil geledah adalah telah disita dokumen-dokumen terkait perkara dan hard disk," kata Yudiawan

Proyek Stadion Gelora Bandung Lautan Api adalah proyek tahun anggaran 2009-2014. Proyek yang mulai bergulir zaman Wali Kota Dada Rosada ini menelan biaya cukup fantastis yaitu Rp 545 miliar. Peresmian stadion dilakukan Wali Kota Bandung saat itu, Dada Rosada.

Stadion Gelora Bandung Lautan Api adalah sebuah stadion olahraga bertaraf internasional yang berada di Desa Rancanumpang, Kecamatan Gedebage, Kota Bandung. Stadion berada di antara ruas Jalan Tol Cileunyi-Padalarang KM 151 dan Jalan By Pass Soekarno-Hatta, Bandung.

Akibat pembangunan yan dikorup, stadion berdiri tanpa spesifikasi yang layak. Tanah stadion ambles sedalam 75 centimeter.

Selain itu, banyak fisik bangunan yang tidak sesuai pengerjaan. Misalnya saja dinding-dinding stadion yang seharusnya kokoh, namun kenyataannya banyak terdapat retakan.

Penyidik menetapkan tujuh tersangka dalam kasus ini. Termasuk mantan Kadistarcip Kota Bandung.

(ahy/aan)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini