"Agar para Kasatwil untuk memberikan arahan yang jelas dan memastikan tidak ada anggota yang membawa senjata api," ujar Unggung dalam gelar apel pasukan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Rabu (29/4/2015).
Selain itu, para Kapolres diperintahkan untuk turun langsung ke lapangan untuk memberikan pendampingan dan motivasi terhadap anggota yang melaksanakan tugas. "Lakukan terus-menerus penggalangan dan pendekatan dengan para pimpinan serikat pekerja dan buruh agar dapat meng-update perkembangan situasi setiap saat," tuturnya.
Kapolda juga menginstruksikan sejumlah amanat Kapolri Jenderal Badrodin Haiti lainnya terkait pelaksanaan pengamanan Hari Buruh ini. Di antaranya agar personel mengantisipasi adanya penyusup dan provokasi yang memanfaatkan momentum ini untuk kepentingan kelompok tertentu.
"Sehingga unjuk rasa yang semula berjalan dengan tertib dan damai dikhawatirkan berakhir dengan tindakan anarkis," imbuhnya.
Di samping itu, Kapolda mengimbau para personel untuk melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan Pemda DKI untuk kegiatan-kegiatan bakti sosial, zikir akbar, panggung hiburan, dialog, olahraga bersama dan kegiatan sosial kemasyarakatan lainnya.
(mei/aan)











































