Pemerintah Diminta Perhatikan Temuan Bukti Baru Agar Eksekusi Mati Tak Salah

Pemerintah Diminta Perhatikan Temuan Bukti Baru Agar Eksekusi Mati Tak Salah

- detikNews
Selasa, 28 Apr 2015 22:24 WIB
Pemerintah Diminta Perhatikan Temuan Bukti Baru Agar Eksekusi Mati Tak Salah
Jakarta - Terpidana mati asal Filipina, Mary Jane disebut memiliki bukti baru yang dianggap bisa meringankan hukumannya. Jika benar, maka sebaiknya eksekusi mati Mary Jane ditunda.

"Kalau memang ada bukti baru seperti yang diberitakan di media Filipina, maka pemerintah sebaiknya menunda eksekusi terhadap Mary Jane," Anggota Komisi I DPR, Charles Honoris dalam keterangannya, Selasa (29/5/2015).

Menurut Charles, Presiden Jokowi sebaiknya menunda eksekusi terhadap terpidana apabila ditemukan bukti baru bahwa yang bersangkutan tidak bersalah. Menurutnya, tentu Indonesia tidak ingin salah dalam mengeksekusi orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nyawa manusia sangat berharga. Jangan sampai kewajiban melindungi segenap warga negara malah membuat kita menghiraukan hak hidup seseorang,"imbuhnya.

Politisi PDIP ini mengatakan penyerahan diri perekrut Mary Jane kepada pihak kepolisian Filipina memberikan kesempatan bagi pemerintah Indonesia dan Filipina untuk mendalami jaringan peredaran narkotika di Asia Tenggara. "Kerjasama antar negara harus ditingkatkan dalam perang melawan jaringan pengedar narkotika," tutupnya.

Sebelumnya diberitakan Jaksa Agung HM Prasetyo memastikan Mary Jane akan tetap dieksekusi.

"Akan tetap kita eksekusi, tidak ada alasan sedikitpun untuk membatalkan. Yang kita sudah jadwalkan untuk eksekusi malam ini," jelas Prasetyo di Kejaksaan Agung, Kebayoran Baru, Selasa (29/4).

(mpr/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads