Gara-gara Pesta Bikini, Disdik DKI Minta Perpisahan Siswa Tak Berlebihan

Gara-gara Pesta Bikini, Disdik DKI Minta Perpisahan Siswa Tak Berlebihan

- detikNews
Selasa, 28 Apr 2015 17:23 WIB
Gara-gara Pesta Bikini, Disdik DKI Minta Perpisahan Siswa Tak Berlebihan
Jakarta - Meski sudah dibatalkan, pesta bikini yang digelar Divine Production terus menuai protes dari berbagai pihak. Disdik DKI pun memberikan surat edaran ke sekolah-sekolah agar perpisahan siswa kelas 3 SMA tidak dirayakan secara berlebihan.

"Ada surat edaran No 33 (yang isinya) sekolah diminta menyampaikan kepada orangtua dan siswa untuk tidak berlebihan melakukan perpisahan dan diharapkan untuk dilakukan di sekolah," jelas Kabid SMA Disdik DKI Jakarta Fathurin Zen usai mendampingi 8 Kepsek melapor di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (28/4/2015).

Menurut Zen, seyogyanya agar pelepasan siswa Kelas 3 SMA usai pelaksanaan Ujian Nasional (UN) dilakukan dengan kegiatan-kegiatan yang bernilai posiitif. Zen menuturkan pembentukan karakter anak bukan hanya tanggung jawab pihak sekolah, melainkan juga orangtua.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Agar memberikan acara yang positif dan mendukung proses pembentukan karakter anak. Sudah saatnya kita banyak merenungkan hal-hal positif yang dilakukan, bukan hanya pesta," ungkapnya.

‎Sedangkan terkait pelaporan 8 SMA Negeri di Jakarta atas Divine Production, Zen sepenuhnya diserahkan ke pihak sekolah. ‎Menurut Zen, persoalan ini perlu dilaporkan agar pihak penyelenggara mempertanggung jawabkan kegiatan tersebut.

"Setidaknya ada pernyataan, minimal permintaan maaf secara terbuka karena yang disakiti bukan hanya sekolah, tetapi alumni-alumni mereka yang sudah tersebar dimana-mana, merreka tahu dan mereka merasa kaget dengan kondisi seperti itu," jelasnya.

Sementara itu, Kepsek SMA Negeri 53 Dumaria Simanjuntak mengatakan, perpisahan siswa yang resmi dilakukan oleh pihak sekolah di lingkungan sekolah.

"Kalau kita ada acara perpisahan di sekolah. Kita harapkan sih anak-anak di luar tidak melakukan kegiatan lain yang bersifat negatif," ujar Dumaria.


(mei/imk)


Berita Terkait