"Saya ikhlas. Kondisi tanpa kaki ini merupakan pelajaran hidup dari Tuhan," kata Beni usai menghadiri acara Hari Bakti Pemasyarakatan di Lapas Wanita Bandung, Jalan Pacuan Kuda, Kota Bandung, Selasa (28/4/2015).
Depresi sempat mengguncang jiwa Beni. Dia malu lantaran kehilangan kaki. Butuh waktu 1,5 tahun untuk membangkitkan kembali semangat hidup. Spirit orang-orang terdekat sangat membantu memulihkan psikologi Beni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudah 10 tahun ini rutinitas Beni selalu ditemani kursi roda yang siap menggelinding demi korps Bhayangkara dan keluarga. Sejak dokter mengamputasi kakinya, Beni tidak melakoni tugas di lapangan. Dia kini berada di meja sebagai administrasi lalu lintas.
Selama ini ketegaran Beni muncul berkat perhatian pimpinan. Dia memuji atasannya karena tak memandang sebelah mata terhadap anak buah. Kapolres Bandung AKBP Jamaludin selalu menyemangati Beni. Bahkan, Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, ikut menyorot kondisi Beni.
"Pa Kapolda waktu itu memberi kaki palsu. Cuma saya butuh waktu adaptasi untuk memakai kaki palsu," tutur Beni.
(bbn/try)











































