Kasus Korupsi UPS

Ruangan Digeledah Bareskrim, Lulung: Ada 4-5 Barang yang Dibawa

Prins David Saut - detikNews
Selasa, 28 Apr 2015 14:19 WIB
Abraham 'Lulung' Lunggana
Jakarta - Ruang kerja Wakil Ketua DPRD DKI Abraham 'Lulung' Lunggana digeledah penyidik Bareskrim Polri terkait dugaan korupsi pengadaan UPS. Lulung menyebut ada 4-5 barang yang dibawa penyidik pada Senin (27/4).

"Ada barang yang dibawa, 4 atau 5 barang. Terus yang di-police line itu bukan ruangan saya, tapi ruangan komisi. Saya aktif lagi hari ini, saya evaluasi dan saya apresiasi pihak kepolisian tadi," kata Lulung di kantornya, Jl Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (28/4/2015).

Menurut Lulung, penggeledahan itu ditemani oleh stafnya. Aktivitas para staf dari politikus PPP itu pun tak terganggu usai penggeledahan.

"Jadi sangat komunikatif antara staf saya dengan pihak kepolisian untuk menggeledah ruangan saya. Jadi didampingi oleh staf saya Butar-butar, Mega, Hermansyah dan Bilkis," ujar Lulung.

Menurut Lulung, ruangannya digeledah karena dia pernah menjabat sebagai koordinator Komisi E DPRD DKI pada tahun 2014. Walau begitu, ia tak mengetahui isi dari CPU yang dibawa penyidik.

"Apa isinya saya tidak tahu. Waktu itu saya menjabat setengah-setengah sebagai koordinator Komisi E di 2014. Ya nasib saya harus mempertanggungjawabkan persoalan UPS," ucap Lulung.

Menanggapi penggeledahan tersebut, Lulung memberikan apresiasi dan mengaku mendorong pihak kepolisian untuk mengungkapkan kasus UPS. Hanya saja, ia berharap penyelidikan dilakukan secara transparan.

"Kalau bicara penggeledahan itu saya katakan disampaikan kepada saya atau tidak itu merupakan wewenang kepolisian dalam rangka penyelidikan kasus UPS itu. Biar jelas terang benderang, saya yakin kasus ini transparan dan akan di-publish," imbuh Lulung.



(vid/fdn)