"Lewat telepon dengan Haji Lulung. Ia bicara dengan saya dan merasa tidak terlibat dalam kasus UPS. Memang yang bersangkutan saat itu jadi koordinator Komisi E. Wajar saya bilang Bareskrim menyisir orang-orang yang terlibat di Komisi E," ujar Taufik di Gedung DPRD, Jl Kebon Sirih, Jakpus, Selasa (28/4/2015).
Selain ruangan Lulung, Bareskrim juga menggeledah ruang kerja Sekretaris Komisi E Fahmi Zulfikar Hasibuan. DPRD menurut Taufik belum berpikir mengenai rencana pendampingan hukum terhadap koleganya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kalau sebagai institusi, bisa saja didukung (bantuan hukum) untuk dapat pendampingan hukum. Tapi kalau secara individu, ya mungkin (urusan) individu," tambahnya.
(vid/fdn)










































