Hal itu disampaikan ayah korban saat ditemui wartawan di Polresta Depok, Jawa Barat, Senin (27/4/2015). Ia baru saja usai membuat pengaduan kepada polisi.
"Ya, saya sudah melaporkan ke Polresta Depok. Setelah menerima laporan, polisi akan lakukan visum," ujarnya saat ditemui di depan ruang penyidik Unit PPA Polresta Depok, Senin (27/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masih perlu kita dalami dulu laporan ini. Kita terima dulu, kemudian kita lakukan visum dan nanti kita periksa terlapornya," sebut seorang anggota polisi kepada detikcom.
Kerabat ayah korban, Oz mengatakan, peristiwa itu terbongkar setelah korban mengaku sakit di kelaminnya. Setelah dilakukan pemeriksaan, tedapat luka lecet.
Setelah ditanya, lanjut Oz, korban mengaku kelaminnya beberapa kali ditusuk dengan jari oleh terlapor. Hal itu terjadi ketika rumah di kawasan Cipayung, Kota Depok, ditinggalkan orangtuanya untuk beraktivitas.
Putri kecil malang ini kelaminnya kerap ditusuk dengan jari oleh terlapor. Sudah beberapa kali. Hal ini terjadi ketika di rumah di kawasan Cipayung, Kota Depok ini sepi ditinggalkan orang dewasa untuk pergi dengan aktivitas masing-masing.
Masalah ini terbongkar setelah korban mengaku sakit di kelaminnya dan ditampak adanya lecet. Setelah dibujuk dan ditanyai mengapa, putir kecil ini mengaku karena ditusuk-tusuk jari H.
"Kejadiannya pas rumah lagi kosong. Si H ini memang kerja di rumah kita," ujar Oz di Mapolresta Depok. H disebut merupakan pekerja bangunan yang tengah dipekerjakan di rumah ayah korban.
(bar/bar)











































