Ini The Second Last Day, Lukisan Bermakna Harapan Karya Myuran 'Bali Nine'

Eksekusi Mati Gembong Narkoba

Ini The Second Last Day, Lukisan Bermakna Harapan Karya Myuran 'Bali Nine'

- detikNews
Senin, 27 Apr 2015 17:47 WIB
Ini The Second Last Day, Lukisan Bermakna Harapan Karya Myuran Bali Nine
(Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap - Terpidana mati Myuran Sukumaran kembali memberikan sebuah lukisan pada orang-orang terdekatnya. Salah satunya kepada Todung Mulya Lubis yang merupakan kuasa hukum Myuran Sukumaran dan Andrew Chan.

Usai turun dari kapal compreng yang membawa Todung dari Lapas Besi, Pulau Nusakambangan, Todung menunjukkan lukisan yang dibuat oleh Myuran dan bertuliskan "The Second Last Day" MYURAN SUKUMARAN, BESI PRISON NUSAKAMBANGAN 27/04/2015.

"Myuran memberikan lukisan ini dan saya akan menggantungnya di kamar saya. Ini adalah lukisan yang penuh dengan optimisme, bahwa Sukumaran dan Andrew Chan dan kami semua keluarga masih tetap punya harapan," kata Todung di halaman Dermaga Wijayapura, Senin (27/4/2015).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia juga meminta agar Mahkamah Agung (MA) Kejaksaan Agung termasuk Presiden akan melihat dengan hati yang jernih, bahwa proses hukum perlu dilihat kembali dan ditinjau ulang. Jika memang ada kesalahan seharusnya proses hukum ini dapat diulangi dan keputusan yang sudah dibuat itu dinyatakan tidak berlaku.

"Bahwa hati kemanusiaan akan ada ketukan untuk mengubah semua keputusan yang sudah ada," jelasnya.

Sabtu (25/4) lalu, Myuran juga memberikan lukisan saat perwakilan Kedubes Australia berkunjung ke Nusakambangan. Lukisan itu diberi judul 'Self Portrait' 'A Stronge Day' Myuran Sukumaran BESI PRISON NUSAKAMBANGAN 24/4/2015, 'Self Portrait After Our New Arrivals', "A BAD SLEEP LAST NIGHT" Myuran Sukumaran BESI PRISON NUSAKAMBANGAN 25/4/2015, dan 'Self Portrait' "72 Hours Just Started" Myuran Sukumaran BESI PRISON NUSAKAMBANGAN 25/4/2015.

(arb/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads