"Mestinya hal-hal seperti itu, disampaikan sekian tahun lalu. Ya jawaban saya itu," kata Jokowi saat tiba di Bandara Halim Perdanakusuma, Jaktim, Senin (27/4/2015).
Jokowi sendiri tidak tahu persis soal kebenaran isu tersebut. Dia menyayangkan mengapa isu tersebut tidak sejak awal diungkap oleh Australia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya diberitakan, Menteri Luar Negeri Australia Julie Bishop mengatakan, dugaan suap sangat serius dan telah menimbulkan pertanyaan akan integritas proses persidangan di Indonesia. Hal itu menanggapi pernyataan pengacara Bali Nine, M Rifan, yang menyetujui menyuap hakim lebih dari Rp 1 miliar agar kliennya divonis kurang 20 tahun penjara.
(mpr/imk)










































