Tak Lapor Polisi, ini Cara Pemkot Buat Jera Perusak Hiasan di Jl Asia Afrika

Tak Lapor Polisi, ini Cara Pemkot Buat Jera Perusak Hiasan di Jl Asia Afrika

- detikNews
Senin, 27 Apr 2015 16:32 WIB
Tak Lapor Polisi, ini Cara Pemkot Buat Jera Perusak Hiasan di Jl Asia Afrika
Bandung - Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman (Diskamtam) Kota Bandung, Arief Prasetya, mengaku ingin membuat efek jera bagi para perusak fasilitas publik. Namun Arief masih memikirkan caranya, apakah para perusak fasilitas publik itu akan dilaporkan ke polisi?

"Kalau untuk itu (lapor ke polisi) tidak lah. Kalau untuk membuat jera dengan denda atau seperti itu kita belum bisa. Karena sulit," ujar Arief saat dihubungi detikcom, Senin (27/4/2015).

Namun Arief memiliki cara lain, pihaknya berencana untuk bekerjasama dengan perkantoran yang ada di Jalan Asia Afrika untuk ikut membantu menjaga fasilitas publik di area tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya ingin kerjasama dengan kewilayahan. Di situ kan ada hotel, ada bank ada BUMN, mereka kan punya satpam. Sekalian lah mengingatkan, menjaga, melihat-lihat. Ikut membantu mengawasi," terang Arief.

Selain itu, pihaknya juga akan memasang plang imbauan di aset-aset milik publik yang ada di Jalan Asia Afrika.

"Nanti kita coba pasang plang imbauan kepada masyarakat agar menjaga fasilitas publik. Misalnya tidak naik pot, duduk di kursi hanya untuk 3 orang, tidak berdiri di kursi, ya semacam itulah," tandasnya.

Ribuan orang tumpah di Jl Asia Afrika usai peringatan Konferensi Asia Afrika (KAA), Jumat (24/4) malam. Dua hari berikutnya, kawasan yang sama jadi lokasi parade dan karnaval. Bunga dan hiasan bendera raib usai acara. 1-2 Kursi juga patah dan sampah-sampah berserakan.

Anda memiliki informasi dan cerita mengenai perusakan aset Kota Bandung, memiliki foto pelaku, atau hal lain terkait 'aset' eks KAA, silakan berbagi di email redaksi@detik.com. Jangan lupa sertakan nomor kontak, agar bisa dihubungi.

(avi/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads