"Saat ini sedang dalam pemeriksaan Polsek Tanjung Duren. Nanti kita periksa pengelolanya," kata Plt Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Wijanarko kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (27/4/2015).
Budi menambahkan, pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui ada-tidaknya unsur kelalaian dalam kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa bermula ketika korban bernama Maulana Abdul Latif (12) berenang di kolam renang tersebut, bersama 4 orang teman seusianya pada Minggu (26/4) pukul 13.00 WIB. Warga Kelurahan Kapuk, Cengkareng, Jakbar itu, tiba-tiba tersedot ke dalam penampungan air di dalam kolam renang.
"Kemudian ditemukan pagi tadi sekitar pukul 08.00 WIB oleh petugas pemadam kebakaran, keluar dari pipa," katanya.
Namun nahas, saat ditemukan, korban sudah dalam kondisi tidak lagi bernyawa.
"Korban sudah dibawa ke rumah sakit untuk keperluan visum," ujarnya.
Sementara, polisi juga telah memeriksa sejumlah saksi, di antaranya teman korban bernama Sofyan. Sofyan pula yang melaporkan peristiwa pada detik-detik korban tersedot pompa air, ke pihak petugas penjaga kolam renang.
(mei/ndr)










































