"Munaslub ada mekanismenya. Kalau mau bikin, bagaimana caranya? Sekarang, semua kepengurusan tingkat I dan II sudah expired," kata Waketum Golkar, kubu Agung Laksono, Yorrys Raweyai kepada detikcom, Senin (27/4/2015).
"Kumpulkan 2/3 pengurus daerah dari mana?" sambung Yorrys.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahkamah Partai Golkar juga melarang adanya pembentukan partai baru. Yorrys pun mewanti-wanti Tommy soal hal ini.
"Caranya bagaimana? Padahal kita sudah sepakat tidak boleh ada partai baru. Ini berarti ada niat untuk membentuk partai baru," ucap politikus asal Yapen, Papua ini.
Pembahasan tentang Munaslub ini muncul saat pertemuan antara Tommy Soeharto dan Aburizal Bakrie yang juga dihadiri oleh Ade Komarudin, Fuad Hasan Mansyur, Titiek Soeharto dan Akbar Tandjung. Akbar mengungkapkan format Munaslub yang diinginkan Tommy.
Munas dilakukan melalui satu mekanisme yang menghasilkan pelaksana tugas (plt). Para plt tersebut akan diangkat dari Golkar kubu Ical dan Agung Laksono. Ada juga unsur senior dan junior yang akan masuk jajaran plt.
"Plt inilah yang akan memimpin Partai Golkar hingga bermuara munas. Syukur-syukur munas bisa 2015 ini," kata Akbar saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/4/2015).
(imk/erd)











































