Djarot Pimpin Upacara di Monas, Para PNS Ini Malah Asyik Duduk di Kantin

Djarot Pimpin Upacara di Monas, Para PNS Ini Malah Asyik Duduk di Kantin

- detikNews
Senin, 27 Apr 2015 08:13 WIB
Djarot Pimpin Upacara di Monas, Para PNS Ini Malah Asyik Duduk di Kantin
Jakarta - Displin sudah jadi barang langka. Termasuk buat para PNS. Mau bukti? Tengok saja para PNS Pemprov DKI ini. Mereka malah asyik duduk di kantin saat Wagub Djarot Syaiful memimpin upacara di Monas. Aya aya wae, begini ceritanya!

Hari ini seluruh PNS Pemprov DKI memang diwajibkan melaksanakan upacara di lapangan IRTI Monas untuk memperingati hari ulang tahun otonomi daerah. Upacara ini dipimpin oleh Wakil Gubernur DKI Djarot.

Upacara ini dimulai 07.30 WIB di lapangan IRTI Monas, Jakpus, Senin (27/4/2015). Seharusnya upacara ini dipimpin oleh Gubernur DKI Basuki T Purnama namun digantikan oleh Djarot.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat upacara berlangsung, pintu utama IRTI sudah ditutup dan dijaga oleh belasan satpol PP. PNS yang terlambat dan ingin mengikuti upacara diminta berjalan cukup jauh sekitar 100 meter ke arah tempat pengisian bahan bakar gas‎ untuk menuju lokasi upacara.

Meski terlambat, puluhan PNS ini tak lari namun justru berjalan santai. Mereka berjalan sambil berbincang dengan rekan-rekannya. Sama sekali tak terlihat khawatir akan dihukum karena terlambat untuk mengikuti upacara. Padahal saat itu, upacara sudah memasuki sesi hening cipta.

Namun tak hanya itu, di pusat jajanan 'Lenggang Jakarta' juga terlihat abnyak PNS yang mengenakan seragam korpri duduk-duduk dan berbincang dengan teman-temannya. Mereka tak ikut upacara padahal peserta upacara nampak berusaha tetap konsentrasi mengikuti upacara di tengah teriknya matahari.

Pagi ini sinar matahari memang nampak terik. PNS yang ikut upacara termasuk Djarot seakan di‎'jemur' selama upacara berlangsung.

Keterlambatan PNS setiap upacara seakan sudah menjadi kebiasaan. Tak adanya sanksi tegas melainkan hanya teguran dari Badan Kepegawaian Daerah (BKD) bisa saja menjadi alasan.

Saat ini acara masih sementara berlangsung dengan acara lantunan lagu-lagu nasional. Dalam pidatonya, Djarot menekankan pelayanan publik yang harus dimaksimalkan untuk masyarakat.

"Memberikan pelayanan publik untuk masyakarat yang berdaya dan sejahtera secara hakiki‎," kata Djarot dalam pidatonya.

(bil/ndr)


Berita Terkait