"Ideologi NU dan PKB itu sama, sehingga harus dibangun satu kekuatan strategis yang dapat menyatukan kekuatan dalam satu suara menghadapi Pilkada langsung pada akhir 2015 ini," ungkap Sekretaris DPW PKB DIY, Umaruddin Masdar di sela-sela pertemuan Majelis Doa dan Ta’lim KH Abdul Cholik Sifak, di Wonokromo, Kecamatan Pleret, Kabupaten Bantul, Minggu (26/4/2015).
Menurut dia acara halaqoh tersebut dihadiri pengurus PW NU DIY, PC NU se-DIY, Badan Otonom (Banon) NU se DIY, DPC PKB se DIY, anggota DPRD dari PKB se DIY, desk Pilkada dan para kiai. Halaqoh tersebut sebagai revitalisasi politik Ahlus Sunnah Wal Jamaah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Ketua DPW PKB DIY yang juga anggota Komisi VII DPR RI, Agus Sulistiyono menambahkan setelah pertemuan ada rumusan yang disusun oleh tim Sembilan, baik dari PKB maupun PW NU DIY. Hasil rumusan tim akan dijadikan masukan dalam mengambil kebijakan menghadapi Pilkada serentak akhir 2015.
"Adanya komitmen dan kesepakatan bersama untuk bersatu dalam visi dan strategi politik NU-PKB. Soal mengusung dan mendukung, akan diputuskan oleh tim bersama yang akan dibentuk oleh NU dan PKB di setiap kabupaten," pungkas Agus.
(bgs/erd)











































