Lemhanas: Keberhasilan Pemerintahan SBY-JK Baru 40%

Lemhanas: Keberhasilan Pemerintahan SBY-JK Baru 40%

- detikNews
Senin, 14 Feb 2005 13:52 WIB
Jakarta - Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas) menilai keberhasilan yang diraih pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)-Jusuf Kalla (JK) dalam 100 hari pertama baru 30-40 persen saja. Selebihnya, Lemhanas menganggap pemerintahan belum optimal.Kesimpulan kajian Lemhanas tersebut disampaikan Gubernur Lemhanas Ermaya Suradinata usai bertemu Wapres Jusuf Kalla di Istana Wapres, Jl. Medan Merdeka Selatan, Jakarta, Senin, (14/2/2005)."Lemhanas mengevaluasi bahwa ide, gagasan, visi, misi dan obsesi dari pada Pak SBY dan Jusuf Kalla belum bisa dilakukan secara optimal oleh para menterinya. Baru sekitar 30-40 persen yang bagus," kata Ermaya.Alasannya, lanjut dia, karena para menteri Kabinet Indonesia Bersatu (KIB) tidak memiliki kemampuan dalam menjalankan tugasnya. Oleh karena itu, KIB perlu kerja keras untuk mencapai target minimal yang diinginkan. Namun, kata Ermaya, untuk mengevaluasi keberhasilan kinerja KIB dinilai tidak fair jika melihat dari unsur kabinetnya semata. "Harus dalam arti kenegaraan keseluruhan. Kita harus melihatnya dari lembaga tinggi negara juga seperti DPR. Itu kan bagian dari sistem pemerintahan juga," katanya.Saat ditanya mengenai tanggapan Kalla atas hasil kajian Lemhanas tersebut, Ermaya hanya mengatakan, kajian tersebut tidak dikomentari langsung oleh kalla."Beliau tidak mengomentari secara langsung, hanya para politisi harus lebih dewasa. Dia tidak sebut menterinya harus lebih dewasa, tapi hanya sebut para politisi harus lebih dewasa," katanya.Wapres, lanjut Ermaya, juga mengatakan, dalam membangun Indonesia yang lebih memungkinkan saat ini adalah menciptakan stabilitas ekonomi yang lebih baik. "Tapi ini tidak mungkin lagi tanpa menciptakan kondisi politik yang lebih baik. Kondisi politik bisa terkendali karena para politisi mampu dan terbekali oleh kemampuan tentang pendewasaan politik," ujar Ermaya mengutip pernyataan Kalla. (umi/)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads