"WNI menurut Dubes RI di Dhaka ada sekitar 18 WNI di Nepal. Mereka menikah dengan warga di sana," ujar jubir Kemlu Arrmanatha Nasir saat dikonfirmasi detikcom melalui pesan singkat, Sabtu (25/4/2015) malam.
Pria yang akrab disapa Tata itu menyebut hingga kini komunikasi dengan kedelapan belas WNI di sana masih sulit. Sehingga, belum diketahui secara pasti bagaimana kondisinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Konhor (Konsul Kehormatan) kita di Nepal belum mendapat informasi terkait adanya WNI yang jadi korban," tutup Tata.
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa di Nepal menyebabkan beberapa bangunan roboh di Ibu Kota Kathmandu. Sejauh ini, diinformasikan ratusan orang tewas dan jumlah korban jiwa diperkirakan akan terus bertambah.
Gempa dahsyat yang terjadi pada sekitar pukul 11.41 waktu setempat. Gempa ini merupakan gempa paling dahsyat yang melanda Nepal dalam kurun waktu 81 tahun.
Gempa ini telah menimbulkan kerusakan di negara-negara tetangga India dan Bangladesh. Gempa ini juga menyebabkan longsoran salju di gunung tertinggi dunia, Gunung Everest.
Badan Survei Geologi Amerika Serikat, USGS sebelumnya menyatakan bahwa gempa ini berkekuatan 7,7 SR. Namun USGS kemudian merevisi dan menyebut gempa ini berkekuatan 7,9 SR. Gempa terjadi pada sekitar 80 kilometer sebelah timur kota Pokhara, Nepal.
(aws/kha)










































