Lima orang Warga Negara Indonesia (WNI) diketahui sedang berada di Kathmandu ketika gempa mengguncang Nepal. Empat di antaranya sudah bisa dikontak, namun seorang lagi belum diketahui kabarnya.
Kelima WNI tersebut sebelumnya mengikuti kegiatan di Kathmandu. Masing-masing Ahmad Taufan Damanik yakni wakil Indonesia untuk The ASEAN Commission on the Promotion and the Protection of the Rights of Women and Children (ACWC). Kemudian empat lainnya berasal dari World Vision Indonesia (WVI), yakni Emmy Lucy Smith, Veronica Diana, Laura Hukom dan Esther Indriani. Mereka berada di Nepal untuk mengikuti kegiatan yang dilaksanakan WV di Kathmandu.
Dari kelima WNI itu, empat di antaranya sudah dapat dihubungi. Saat kejadian, Ahmad Taufan Damanik sedang berada di Pokhara sekitar 150 kilometer dari Kathmandu. Sementara 4 lainnya berada di Kathmandu. Dari 4 orang tersebut, hanya Esther Indriani yang belum bisa dihubungi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Yang lain sudah bisa komunikasi. Mereka selamat di Kathmandu, tapi belum bisa pulang malam ini sebab bandara ditutup. Sementara Indriani belum bisa dihubungi. Tadi sudah coba dikontak melalui WhatsApp, tapi tidak ada jawaban," kata Asteria, Sabtu (25/4/2015).
Disebutkan Asteria, pihaknya masih terus berupaya melakukan kontak. Dia menduga, ada masalah jaringan internet sehingga Indriani tidak bisa merespons.
"Indriani berada di Kathmandu juga menghadiri kegiatan WV, tetapi acara yang berbeda," kata Asteria.
Β
Seperti diberitakan sebelumnya, gempa di Nepal menyebabkan beberapa bangunan roboh di Ibu Kota Kathmandu. Sejauh ini, setidaknya 449 orang tewas dan jumlah korban jiwa diperkirakan terus bertambah.
(rul/ndr)











































