Warga memadati kawasan tersebut guna menyaksikan Parade Asia Afrika berkaitan rangkaian peringatan 60 tahun Konferensi Asia Afrika (KAA). Sejak pagi, Sabtu (25/4/2015), kalangan kawula muda dan dewasa begelombang memasuki area pusat kota tersebut.
Arief bersama Emil, sapaan Ridwan, membuka Parade Asia Afrika sambil menyusuri sepanjang ruas Jalan Asia Afrika menggunakan Bandros. Kedua pejabat ini duduk paling depan di atas bus bertingkat .
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Arief dan Emil tak henti-henti menebar senyum dan melambaikan tangan. Bahkan Emil yang memakai iket terlihat berjoget mengikuti iringan tembang Sunda yang dibesut Orchestra Angkatan Darat. Kemeriahan lainnya hadir saat peserta parade membuntuti bus bercat merah dan biru tersebut yang kini menjadi ikon Bandung.
Ragam seni dan budaya ditampilkan sejumlah peserta asal negara KAA seperti Iran, Korea, Myanmar dan India. Seni tradisional dari sejumlah daerah di Indonesia pun ikut turun ke jalan untuk menghibur publik.
(bbn/ndr)











































