Selain merendam areal persawahan padi yang siap panen, banjir juga menggenangi pemukiman warga.
Berdasarkan pantauan detikcom, Sabtu (25/4/2015), areal persawahan yang terkena banjir ada di Kecamatan Panjatan, Galur dan Lendah. Yang paling parah di Desa Panjatan, Kecamatan dan sekitarnya. Persawahan yang terendam air hampir rata dengan tanggul sungai dan batas jalan yang ada di pinggir persawahan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa areal sawah yang terendam saat ini dipenuhi warga yang memancing karena beberapa kolam keramba ikan banyak yang hanyut dan jebol. Saat ini juga belum ada tanda-tanda air surut karena cuaca di sekitar Kulonprogo sejak pagi hingga siang mendung.
"Mulai banjir sekitar pukul 23.00 WIB malam hari Jumat. Tapi yang paling besar Sabtu dinihari pukul 02.00 WIB," kata Sumardi warga Desa Panjatan kepada detik.com.
Menurut dia hujan deras yang terjadi sejak Jumat sore mengakibatkan saluran irigasi meluap. Sebab hujan deras juga terjadi sehari sebelumnya.
"Ini banjir pertama kali yang terjadi di tahun 2015," katanya.
Menurutnya, sekitar wilayah Panjatan dan Lendah saat ini petani tengah menanam padi. Rata-rata padi berusia 2-3 bulan.
"Yang berumur 3 bulan harus segera dipanen agar tidak busuk," katanya.
(bgs/aan)










































