"Justru tidak tahu ini cuma diundang rapat aja. Tidak tahu, undangan rapat saja," kata pengacara Raheem Agbaje Salami, Utomo Karim sebelum masuk kedalam Kejaksaan Negeri (Kejari) Cilacap, Sabtu (25/4/2015).
Rapat yang dihadiri sejumlah pejabat kedubes, pengacara dan jaksa ini tertutup. Para perwakilan dubes harus turun di depan pintu masuk dan tidak bisa memarkirkan kendaraannya di dalam Kejaksaan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gak, main-main aja," jawab Olopan yang terus masuk ke dalam kejaksaan.
Sebelumnya, para pejabat kedutaan asing yang warga negaranya tersangkut kasus narkotika dan akan dieksekusi mati sudah mulai berdatangan ke Cilacap, Jawa Tengah. Antara lain dari Kedubes Australia, Filipina, dan Brazil.
(arb/rul)











































