Sampah dan lumpur sisa banjir menyebar menutupi jalan, kawasan permukiman, ruang terbuka publik, hingga bangunan fasilitas umum. Pemkot Surakarta mengerahkan 120 petugas untuk membantu warga membersihkan sampah dari berbagai lokasi tersebut. Prioritas utama pembersihan sampah adalah di jalanan umum, permukiman dan fasilitas umum.
"Kami tentunya belum bisa menghitung secara tepat saat ini. Perkiraan kami sampah kiriman banjir ini mencapai 300-400 ton," kata Kabid Persampahan DKP Kota Surakarta, Sudiyatmo, Sabtu (25/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pasca banjir yang terjadi Kamis (9/4) dimihari, kondisi Kali Pepe sudah kembali normal. Warga dibantu tim dari Pemkot, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berbagai daerah di Solo dan sekitarnya, PMI, TNI dan Polri, bahu-membahu membersihkan sampah, lumpur serta membenahi berbagai fasilitas umum yang rusak akibat terjangan banjir.
(mbr/rul)










































