Disdik DKI: EO Pesta Bikini SMA Tak Punya Tanda Daftar Usaha Pariwisata

Disdik DKI: EO Pesta Bikini SMA Tak Punya Tanda Daftar Usaha Pariwisata

Salmah Muslimah - detikNews
Jumat, 24 Apr 2015 19:46 WIB
Disdik DKI: EO Pesta Bikini SMA Tak Punya Tanda Daftar Usaha Pariwisata
Jakarta - Dinas Pendidikan DKI Jakarta mengatakan pihak penyelenggara acara pesta bikini SMA "Splash after Class" Divine Production tidak memiliki Tanda Daftar Usaha Pariwisata (TDUP). Mereka juga tak memiliki izin penjualan tiket.

"Mereka tidak memiliki impersariat atau izin pertunjukan acara dan izin TDUP (Tanda Daftar Usaha Pariwisata)," kata Sekretaris Disdik Bowo Irianto di kantor Disdik Jl Gatot Subroto, Jakarta, Jumat (24/4/2015).

Selain itu, soal tiket "Splash after Class" yang dijual juga belum ada izin di dinas pelayanan pajak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Belum ada izin coorporasi tiket di Dinas Pelayanan Pajak," ujar Bowo.

Namun menurut Bowo, apakah EO tersebut legal atau tidak dalam menyelenggarakan acara dia tidak bisa menyimpulkan. Keputusan legal atau tidaknya ada di dinas pariwisata.

"Kalau urusan legal tidaknya dinas pariwisata yang berhak bilang," ucap Bowo.

TDUP adalah dokumen resmi yang membuktikan bahwa usaha pariwisata yang dilakukan oleh pengusaha telah tercantum di dalam daftar usaha pariwisata.

Pihak Dinas Pariwisata DKI juga berencana memanggil Divine Poduction untuk dimintai keterangan. Namun, tak hanya EO, pihak hotel The Media and Towers yang ketempatan acara itu juga akan dimintai keterangan.

"Akan dipanggil management hotel dan EO hari Senin," kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purba Hutapea.

Pemanggilan ini untuk meminta keterangan lebih rinci dari pihak manajemen hotel maupun EO sebagai pembuat acara. Purba mengatakan akan mendengar penjelasan dari pihak EO lebih dulu sebelum memutuskan apakah akan mencabut izin beroperasi EO tersebut atau tidak.

Sementara itu dalam jumpa persnya Kamis (23/4) kemarin, pihak Divine Production sudah menyampaikan pembatalan acara tersebut dan meminta maaf pada sekolah-sekolah yang namanya dicatut dalam undangan.

Pihak EO mengaku tidak mengetahui tentang tema bikini party dan siswa yang namanya dicatut dan menyalahkan tim kreatifnya. "Nggak ada kita membuat tema bikini party, kita hanya membuat tema pool party, kita masih mencari tahu kenapa bisa berubah menjadi bikini party, itu dari marketing tim kreatifnya," ujar Manager Finance dan Talent Divine Production, Debby Carolina.

(slm/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads