"Bapak Ibu kami minta untuk membuat surat ke dinas pendidikan atas keluhan ini agar bisa ditindaklanjuti bersama," kata Kepala bidang SMA Paturin Jen di kantor Disdik DKI Jakarta lantai 6, Jl Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2015). Rapat dipimpin oleh Sekretaris Disdik Bowo Irianto.
Paturin mengatakan Disdik tidak bisa melakukan tindakan tanpa dasar ada surat pengaduan dari sekolah yang dicemarkan namanya. Oleh sebab itu surat tersebut diharap bisa selesai Senin (27/4) depan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Rapat ini dihadiri oleh kepala sekolah SMAN 12, SMAN 14, SMAN 38, SMAN 24, SMAN 31, SMAN 109, SMAN 53, SMAN 44, SMAN 29, SMA Muhammadiyah Rawamangun, dan SMAN Al Kamal.
Sekretaris Dinas Pendidikan Bowo Irianto menambahakan setelah surat diterima maka Disdik akan meminta agar EO penyelengara Divine Production untuk meminta maaf dan melalaporkannya ke pihak berwajib.
"Setelah surat itu masuk, kami minta dari pihak divine untuk meminta maaf ke publik 1x24 jam," ucap Bowo.
"Secara institusi ini adalah sekolah di belakangnya ada alumni, stakeholder, perguruan tinggi dan pihak industri yang punya kepentingan menyangkut nama baik. Maka tidak bisa cukup hanya dengan permintaan maaf saja. Setelah surat ada di kami maka kami secara resmi akan melaporkan ke pihak kepolisian," ucap Bowo.
Surat tersebut rencananya akan diterima Disdik pada Senin (27/4) depan. Disdik lalu akan menindaklanjuti surat pengaduan tersebut.
(slm/rjo)










































