"Masyarakat DKI mendukung, kita terima kasih. Masyarakat DKI rela tidak keluar, masyarakat menghargai, ini 60 tahun kejadian sekali," kata Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (24/4/2015).
"Sampai dokter gigi saya tidak praktek 2 hari. Ini serius, saya sampai harus datang ke rumah prakteknya di Kebayoran. Dia takut macet," tambahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Masyarakat antusias jalan kaki, nggak ada yang tweet ngoceh-ngoceh atau komplain ke kita. Orang sadar, ini 60 tahun sekali, dan jalan kaki. Artinya, mereka terimalah," ujar Ahok.
Apa ini berarti masyarakat Jakarta sebenarnya bisa meninggalkan kendaraan pribadi mereka? "Bisa, asal bus cukup. Sekarang bus jelek, bagaimana? Tunggu Juni, busnya datang," jawab Ahok.
Sementara terkait mobilisasi para delegasi KAA, Ahok melontarkan canda karena rombongan delegasi KAA tidak bersinggungan dengan kemacetan Jakarta. "Bilang Jakarta nggak macet, kamu harusnya kasih bocoran, 'kamu tahu nggak? Sekitar situ macet habis'," kata Ahok.
Lalu bagaimana dengan evaluasi perhelatan KAA ke-60 di Jakarta? "Tanya Presiden, aku nggak salaman dengan bos-bos itu," jawab Ahok dengan senyum di wajahnya.
(vid/mpr)










































