"Golkar dan Keluarga Cendana memiliki latar belakang sejarah yang panjang. Golkar dihadirkan untuk menjadi kekuatan sosial politik penopang utama Pemerintah," kata Plt Sekretaris DPD I Papua, Victor Abraham Abaidata saat dikonfirmasi, Jumat (24/4/2015).
Dia mengakui peran Presiden RI ke-2, Soeharto yang sudah membesarkan Golkar. Jika memang ada niat putra bungsu Soeharto, Tommy Soeharto untuk maju sebagai calon ketua umum maka hal itu harus diapresiasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, dengan kemunculan keluarga Cendana di tengah konflik Golkar, mengartikan perhatian teradap partai Beringin. Tapi, perlu diingatkan jika keinginan Tommy untuk menjadi calon ketum mesti melewati Munas konsolidasi Golkar yang direkomendasikan Mahkamah Partai digelar Oktober 2016.
"Keinginan tersebut tentu harus ditempuh melalui Munas Golkar tahun 2016 yang telah ditetapkan melalui Keputusan Mahkamah Partai Golkar," sebutnya.
Setiap kader, menurut Victor berhak memiliki kesempatan untuk maju sebagai ketum. Namun, syarat ini mesti menyesuaikan mekanisme partai yang berlaku.
"Apalagi mas Tommy pernah menjadi calon ketua Umum Golkar saat Munas Golkar di Riau. Semua kader berhak untuk mencalonkan diri sebagai caketum Golkar. Tapi tentu harus sesuai dengan mekanisme dan aturan yang berlaku," kata loyalis Agung Laksono tersebut.
(hat/erd)











































