Anggota Tim Geologi Subkorwil 4/Bima, Masykur mengatakan, batu berwarna hitam tersebut merupakan jenis batuan beku dengan struktur columnar joint. Columnar joint merupakan struktur batuan yang berupa pilar-pilar/kolom-kolom yang tersusun rapi.
"Itu proses pembekuan magma dari perut bumi. Tapi begitu mendekati permukaan langsung membeku. Proses pembekuannya cepat sekali," kata Masykur saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (24/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Masykur belum dapat memastikan hal itu. Tim baru melakukan penelitian awal di tempat yang berlokasi tak jauh dari Pulau Komodo ini.
Batu-batu heksagonal yang menancap di bukit Tanjung Meriam itu berdiameter sekitar 25 cm. Sementara panjang batu yang tak tertimbun tanah sekitar 2-3 meter.
Batu ini menancap kuat di tanah. Saat diinjak oleh tim yang berjumlah lebih dari 5 orang, batu tersebut tak goyang sedikitpun.
"Batuan beku itu kuat. Sebarannya pasti menerus jauh ke bawah perut bumi," kata Masykur.
(kff/ndr)