"Dari Subdit Jatanras Polda Metro, khususnya unit vice control sudah kita bentuk tim khusus untuk membongkar jaringan prostitusi online ini," jelas Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan kepada detikcom, Jumat (24/4/2015).
โHerry mengatakan, Twitter saat ini sudah menjadi sarana yang digunakan para pelaku prostitusi untuk mempromosikan jasa seks kepada para lelaki hidung belang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Herry mengatakan, pihaknya sudah melakukan cyber patrol untuk mencari pelaku prostitusi online. Sejumlah akun alter 'bisyar' atau 'bispak' juga sudah diincar polisi.
"Ada beberapa di antaranya yangโ pelaku prostitusi yang tidak berdiri sendiri, artinya adda germonya. Itu sudah kita dapatkan untuk kita kembangkan," tutupnya.
(mei/rvk)











































