50 Model Bandung Ikut Parade Historical Walk Bareng Kepala Negara KAA

50 Model Bandung Ikut Parade Historical Walk Bareng Kepala Negara KAA

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2015 20:14 WIB
50 Model Bandung Ikut Parade Historical Walk Bareng Kepala Negara KAA
Jakarta - Para tamu kenegaraan dan delegasi yang akan mengikuti puncak peringatan Konferensi Asia Afrika ke-60 di Bandung besok akan disambut oleh parade kenegaraan. Salah satu peserta yang terlibat dalam parade tersebut adalah 50 model cantik asal Kota Kembang Bandung.

"Jadi nanti akan ada parade kenegaraan mendampingi para kepala negara," ujar Kabid Pemasaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Kenny Dewi Kaniasari dalam jumpa pers yang digelar di Hotel Amaroossa, saat di temui di Jalan Aceh, Kamis (23/4/2015).

Kenny menjelaskan, parade kenegaraan ini akan melibatkan banyak pihak, Mulai dari rombongan Kavaleri TNI, Drum Band, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti juga ada 50 model-model cantik yang ikut dalam parade tersebut," imbuh Kenny.

Parade tersebut akan dilakukan pada saat kepala negara dan para delegasi berjalan kaki dari Hotel Savoy Homann hingga Gedung Merdeka.

"Parade ini akan mengiringi para tamu kenegaraan untuk melakukan historical walk," terang Kenny.

Sementara khusus bagi warga dan turis, bisa juga menikmati Asia Africa parade, pada keesokan harinya Sabtu (25/04/2015). Asia Afrika parade akan diikuti 400 peserta dari dalam dan luar negeri menampilkan kostum daerah masing-masing daerah.

Acara helaran budaya dimulai pukul 08.00-12.00 WIB. Lalu dilanjutkan pukul 13.00-17.00 dengan karnaval kostum dan perkusi. Kemudian helaran ditutup pukul 19.00 -21.00 dengan menampilkan video mapping di depan Gedung Merdeka.

"Rute karnaval ini dimulai dari Bank Bukopin, melintasi Asia Afrika,belok ke Cikapundung Barat, Naripan, Braga pendek, kembali ke Simpang lima.

Sementara itu Eksekutif Komite Muhammad Irfan mengatakan, untuk kenyaman dan keaman peserta dan penonton, pihaknya akan menyiapkan pagar besi sebagai pembatas antara warga dan peserta parade.

"Kami hanya antisipasi agar penonton tidak berbaur dengan peserta," tandasnya.

(avi/rvk)


Berita Terkait