Tut, tut, Siapa Hendak Turut? Kereta Uap Kuno Segera Hadir di Solo

Tut, tut, Siapa Hendak Turut? Kereta Uap Kuno Segera Hadir di Solo

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2015 16:16 WIB
Tut, tut, Siapa Hendak Turut? Kereta Uap Kuno Segera Hadir di Solo
Kereta uap kuno di Museum KA Ambarawa (Foto: Muchus BR/detikcom)
Solo - Pemkot Surakarta merasa berkepentingan untuk mengembangkan wisata kereta di kota budaya tersebut. Setelah berhasil menarik pengunjung dengan mengoperasikan KA Kluthuk Jaladara, Pemkot Surakarta meminta lagi satu rangkaian KA kuno milik PT KAI. Gayung bersambut, PT KAI juga mengiyakan dan berjanji merestorasi sebuah KA uap untuk segera dikirim ke Solo.

Kereta yang dijanjikan oleh PT KAI untuk Pemkot Surakarta itu adalah loko buatan tahun 1892 dan masuk ke Indonesia 8 tahun berikutnya. Loko tersebut saat ini berada di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) dan akan segera direstorasi.

Executive Vice President bidang Perawatan Bangunan Stasiun dan Desain Arsitektur PT KAI, Ella Ubaidi, mengatakan loko bernomor seri D1410 2/8/2T tipe roda ganda itu masih dalam kondisi bagus sehingga hanya perlu sedikit perbaikan. Diperlukan 6 bulan hingga satu tahun untuk proses restorasi. Diharapkan awal tahun 2016 loko tersebut sudah terkirim ke Solo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sedangkan rangkaian gerbongnya berupa gerbong kayu yang saat ini dalam kondisi rusak dan disimpan di Museum Kereta Api Ambarawa. Diperlukan banyak perbaikan. Kayu-kayunya perlu diganti, semuanya kayu jati. Perbaikan gerbong bisa lebih cepat, tiga sampai enam bulan sudah selesai," ujar Ella kepada wartawan di Museum KA Ambarawa, Kamis (23/4/2015).

Pemkot Surakarta sudah mengajukan permohonan secara resmi pada Februari lalu. Kepala Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Yosca Herman Soedrajad, menerangkan Pemkot Surakarta merasa perlu mendatangkan loko berikut gerbong kereta tersebut untuk memenuhi kebutuhan kereta wisata kereta kuno yang sangat diminati wisatawan ke Solo.

"Jadi nanti ada dua kereta uap yang akan beroperasi di Solo. Rencana kami, โ€Žselain melayani kereta wisata dalam kota, Pemkot Surakarta juga akan membuka pelayanan wisata perjalanan kereta jarak jauh Solo-Ambarawa dengan rute Solo-Gundih-Kedungjati-Tuntang-Ambarawa.

"Pengadaan KA uap kuno ini menggunakan APBN. Kami hanya terima jadi. Bagi Kota Solo keberadaan wisata KA kuno ini sangat penting. Di dunia hanya ada lima negara yang memiliki rute KA kuno di dalam kota, yaitu Inggris, Swedia, Jerman, Belanda, Indonesia. Di Indonesia, rute itu adalah di Solo," ujarnya.

(mbr/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads