Berdesak-desakan, 50 Peserta Angklung for The World Pingsan

Peringatan 60 Tahun KAA

Berdesak-desakan, 50 Peserta Angklung for The World Pingsan

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2015 11:06 WIB
Berdesak-desakan, 50 Peserta Angklung for The World Pingsan
Bandung - Saking penuh dan berdesak-desakan, sekitar 50 peserta Angklung for the world dalam rangka Peringatan 60 Tahun KAA di Stadion Siliwangi Bandung, pingsan. Mereka rata-rata pingsan karena terhimpit saat akan memasuki stadion dan kepanasan di lapangan.

Akses pintu masuk ke stadion hanya ada dua. Sementara jumlah peserta yang merupakan siswa SMP dan SMA itu diperkirakan mencapai 20 ribu orang. Mereka berkumpul sejak pagi di sekitar Jalan Lombok dan Jalan Aceh.

Saat memasuki antrean menuju stadion, terlihat sejumlah siswa yang jatuh pingsan. Mereka langsung diangkut petugas kesehatan ke tenda di luar stadion yang telah disiapkan. Siswa yang telah berada di tengah lapangan juga, tak sedikit yang pingsan karena kepanasan. Berdasarkan informasi dari tim kesehatan jumlahnya sekitar 50 orang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saking membludaknya, saat mau masuk, para peserta ada yang terdorong. Salah seorang guru terdengar komplain kepada panitia. Ia meminta panitia mendahulukan siswa disabilitas. "Aduh ini panitia bagaimana, anak-anak disabilitas diprioritaskan dong," teriak dia. Akhirnya sejumlah siswa disabilitas yang ia dampingi dibawa pantia melalui akses pintu darurat.

Setelah masuk ke area stadion, para peserta sebagian memenuhi area lapangan dan sebagian duduk di tribun penonton. Terdapat panggung di tengah lapangan dan juga empat layar lebar di beberapa sisi.

Saat ini tengah dilakukan persiapan untuk pertunjukkan angklung untuk memecahkan rekor dunia. Panilai dari Guinness World of Record tengah bersiap melakukan penghitungan.

Sebelumnya konduktor yang dipimpin Daeng Udjo memberikan pelatihan singkat kepada para peserta, dengan mengajarkan empat buah lagu di antaranya lagu 'Dari Sabang sampai Merauke', 'Halo-halo Bandung', 'You rise me up' dan 'we are the world'. Rencananya lagu terakhir lah yang akan dinilai panitia rekor dunia.

Melalui pengeras suara, panitia meminta tidak boleh ada satu pun peserta yang meninggalkan area stadion karena akan dihitung.


(ern/ern)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini