"Perlu kerja sama konkret di infrastruktur, ekonomi, energi. Oleh karena itu, perlu dibangun komunikasi efektif antara dua benua, antar parlemen Asia Afrika," kata Novanto dalam sambutannya yang berbahasa Indonesia di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (23/4/2015).
Forum Parlemen Asia Afrika diharapkan bisa menjadi ajang diplomasi dunia. Novanto tidak ingin hasil konferensi Parlemen Asia Afrika ini hanya menjadi sejarah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Joko Widodo (Jokowi) hadir dalam acara pembukaan Konferensi Parlemen Asia Afrika ini. Hadir pula mantan wapres Try Sutrisno, mantan Ketua DPR Akbar Tandjung dan Marzuki Alie, kepala lembaga negara, serta menteri-menteri kabinet kerja.
Konferensi ini dihadiri oleh delegasi parlemen dari 33 negara. Akan ada sejumlah isu yang dibahas dalam beberapa sesi hari ini dan ditutup dengan gala dinner.
(imk/erd)











































