Jika dibanding tahun-tahun lalu, Ujian Nasional (UN) tahun ini tidak terlalu mengundang stres karena UN tidak lagi menjadi patokan utama kelulusan. Meski demikian, sekelompok anak SMA menilai UN penuh kepenatan sehingga perlu mengusirnya dengan pesta kolam di hotel mewah.
Tak urung, acara pesta-pesta yang digelar sebelum pengumuman kelulusan UN ini mengundang keprihatinan sejumlah kalangan, termasuk sosiolog Musni Umar.
"Saya prihatin, mereka ini kan masih muda, mereka yang akan menggantikan generasi sekarang. Kalau perilaku seperti itu dilakukan maka akan terbawa-bawa di jalan hidup mereka," ucap Musni saat berbincang dengan detikcom, Kamis (23/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tetapi budaya yang diutamakan oleh mereka itu tidak sesuai dengan apa yang kita ingin bangun sebagai bangsa," ucapnya.
Musni mengatakan perjalanan dan perjuangan para pelajar itu masih panjang, mereka masih harus menempuh pendidikan tinggi. Alangkah lebih eloknya jika para remaja itu bisa merayakan kelulusan dengan hal yang bermanfaat misalnya dengan melakukan kegiatan sosial.
"Hal seperti ini harusnya dihindari, boleh saja merayakan kelulusan dengan berkumpul, makan-makan atau membuat kegiatan di sekolah dengan diikutsertakan guru dan saling mendorong untuk kemajuan," kata Musni.
"Imbauan saya supaya rencana mereka yang sarat dengan budaya yang tidak sesuai dengan ketimuran ini dihilangkan," tambahnya.
Menurutnya agar para siswa-siswi itu tidak salah dalam melangkah maka perlu adanya pengawasan dari orang tua dan guru. Peran keduanya sangat penting dalam membentuk generasi muda di masa mendatang.
"Para pendidik baik orang tua atau sekolah harus mendidik dan mengawasi mereka, jangan membiarkan mereka melakukan hal-hal yang tidak patut," tutup Musni.
Pesta bikini itu bertajuk Splash after Class bertema pool party sehingga peserta diminta memakai busana bikini summer dress. Acara akan digelar pada 25 April 2015 di sebuah hotel berbintang di Jl Gunung Sahari, Jakarta Pusat.
Untuk pembelian tiket sebelum hari H dikenakan biaya Rp 150.000 sementara untuk pembelian tiket langsung sebesar Rp 200.000. Tidak ada pengecekan kartu pengenal untuk bisa ikut pesta ini.
Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan paket VIP dan VVIP dengan harga yang terbilang tak murah. Untuk paket VIP yang berisi 2 botol minuman anggur termurah dijual seharga Rp 2.400.000. Sementara paket termahal yang berisi 4 botol minuman plus ruangan dijual dengan harga Rp 5.000.000.
Pihak EO yang sama sebelumnya juga telah menggelar pesta good bye UN berjudul Break the Rules yang juga bertema pool party pada 18 April di hotel yang sama. Dari foto-foto yang beredar, tampak para peserta UN mengenakan bikini summer dress, ada juga yang merangkapinya dengan baju atasan SMA sebagai 'tambahan aksesoris'. Sebagian tampak bergembira dengan diiringi musik menghentak yang diputar DJ, ada juga yang duduk-duduk dengan merokok dan minuman beralkohol di tengah meja. Sedangkan di tayangan Youtube, peserta tampak tumplek blek di kolam sambil bergembira ria seperti di film-film remaja Hollywood.
(slm/nrl)











































