Kali Code Meluap, Ratusan Warga Bintaran Yogya Mengungsi di Masjid dan Gereja

Kali Code Meluap, Ratusan Warga Bintaran Yogya Mengungsi di Masjid dan Gereja

- detikNews
Kamis, 23 Apr 2015 02:31 WIB
Jakarta - Kawasan Gunung Merapi dan DIY diguyur hujan deras sejak sore tadi. Debet air yang mengalir di sejumlah sungai yang berhulu dari Gunung Merapi meningkat drastis hingga meluap ke jalan dan permukiman penduduk. Warga pun mengungsi ke tempat ibadah.

Banyak warga yang rumahnya terendam hingga terpaksa harus segera diungsikan. Mereka diamankan ke titik-titik aman, menjauh dari aliran Sungai Code, Sungai Gajah Wong dan Sungai Winongo.

Salah satu titik dengan genangan air cukup tinggi adalah di Kampung Bintaran, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta atau di sekitar Jembatan Sayidan. Genangan di kawasan tersebut mencapai lebih dari 120 cm sehingga penduduk harus segera mengungsi. Kenaikan debet air sangat cepat sehingga kurang diantisipasi oleh warga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hujan di kawasan tersebut terjadi sejak pukul 20.00 WIB. Sementara hujan di lereng Gunung Merapi terjadi sejak sekitar pukul 18.00 WIB. Hujan yang disertai petir dan angin kencang itu menyebabkan pohon-pohon besar tumbang ke sungai hingga menghambat aliran air. Petugas gabungan dari SAR DIY dan BPBD langsung berupaya mengevakuasi.

"Untuk Kampung Bintaran RT 1, jumlah KK yang mengungsi sebanyak 50 KK atau sebanyak 136 orang. Terdampak 3 lansia dan 9 balita," kata Humas SAR DIY, Daru Supriyono kepada detikcom, Kamis (23/4/2015).

Sementara korban di kawasan Bintaran Kidul MG 2 sebanyak 120 jiwa. Beberapa di antaranya menderita penyakit berat seperti stroke dan patah tulang sehingga sempat kesulitan untuk dievakuasi. Saat ini mereka diungsikan sementara di Masjid At-Tauhid dan Gereja Bintaran yang letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi genangan, namun cukup aman.

"Saat ini warga sudah aman, hanya tinggal tunggu surut saja," ucap petugas BPBD DIY, Arif.

Namun kata Arif, masih ada beberapa warga yang enggan meninggalkan kediamannya. Mereka mengaku sudah terbiasa dengan kondisi tersebut hingga enggan untuk dievakuasi. Mereka tampak kedinginan karena terendam air selama berjam-jam, namun tetap bersikukuh untuk tidak meninggalkan kediamannya.

"Kami amankan yang mau diamankan. Namun kami masih standby jika sewaktu-waktu mereka memerlukan bantuan," ujar Arif.

Sementara itu saat ini hujan di kawasan Yogyakarta sudah reda. Ketinggian air yang merendam kawasan Bintaran saat ini sekitar 100 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.

(kff/bar)


Berita Terkait