Banyak warga yang rumahnya terendam hingga terpaksa harus segera diungsikan. Mereka diamankan ke titik-titik aman, menjauh dari aliran Sungai Code, Sungai Gajah Wong dan Sungai Winongo.
Salah satu titik dengan genangan air cukup tinggi adalah di Kampung Bintaran, Kecamatan Gondomanan, Kota Yogyakarta atau di sekitar Jembatan Sayidan. Genangan di kawasan tersebut mencapai lebih dari 120 cm sehingga penduduk harus segera mengungsi. Kenaikan debet air sangat cepat sehingga kurang diantisipasi oleh warga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Untuk Kampung Bintaran RT 1, jumlah KK yang mengungsi sebanyak 50 KK atau sebanyak 136 orang. Terdampak 3 lansia dan 9 balita," kata Humas SAR DIY, Daru Supriyono kepada detikcom, Kamis (23/4/2015).
Sementara korban di kawasan Bintaran Kidul MG 2 sebanyak 120 jiwa. Beberapa di antaranya menderita penyakit berat seperti stroke dan patah tulang sehingga sempat kesulitan untuk dievakuasi. Saat ini mereka diungsikan sementara di Masjid At-Tauhid dan Gereja Bintaran yang letaknya tidak terlalu jauh dari lokasi genangan, namun cukup aman.
"Saat ini warga sudah aman, hanya tinggal tunggu surut saja," ucap petugas BPBD DIY, Arif.
Namun kata Arif, masih ada beberapa warga yang enggan meninggalkan kediamannya. Mereka mengaku sudah terbiasa dengan kondisi tersebut hingga enggan untuk dievakuasi. Mereka tampak kedinginan karena terendam air selama berjam-jam, namun tetap bersikukuh untuk tidak meninggalkan kediamannya.
"Kami amankan yang mau diamankan. Namun kami masih standby jika sewaktu-waktu mereka memerlukan bantuan," ujar Arif.
Sementara itu saat ini hujan di kawasan Yogyakarta sudah reda. Ketinggian air yang merendam kawasan Bintaran saat ini sekitar 100 cm atau setinggi pinggang orang dewasa.
(kff/bar)










































