"Debet air naik cukup deras sejak pukul 21.15 WIB tadi," kata Humas SAR DIY, Daru Supriyono saat dikonfirmasi detikcom, Rabu (22/4/2015).
Daru mengatakan, kenaikan debet air di rumah warga saat ini variatif. Untuk beberapa wilayah, aliran air yang mengggenangi rumah warga hingga 40 cm, sehingga harus segera dievakuasi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Belum diketahui berapa banyak warga yang diungsikan. Sebab saat ini debet air masih terus naik dan jumlah warga yang diungsikan kemungkinan masih akan bertambah.
Kali-kali yang berhulu di Merapi itu antara lain Kali Gajah Wong, Kali Code dan Kali Winongo. Debet air di ketiga kali ini masih terus bertambah sejak pukul 20.00 WIB tadi.
"Hujannya memang merata baik di puncak Merapi maupun di kota," ujarnya. Namun demikian, pihaknya belum dapat memastikan apakah banjir kali ini merupakan banjir lahar dingin atau bukan.
(kff/bar)











































