Peristiwa percobaan pembegalan itu terjadi saat maghrib di Jl Pondok Kori Raya, Jakarta Timur. Saat itu Adam (19) sedang memarkir motornya di apotek yang terletak tak jauh dari RS Islam Pondok Kopi. Saat itu rekan korban yang bekerja di apotek itu memberi tahu kalau ada orang asing yang menaiki motornya.
"Teman saya kasir di apotek bilang itu teman kamu, kok naik ke motor punya kamu," kata Adam kepada detikcom di lokasi pembegalan, Rabu (22/4/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pas saya mau bacok, dia menembak ke arah kaca," katanya.
Adam langsung kabur lagi ke dalam apotek. Kemudian begal itu kabur dengan membonceng motor rekannya yang sudah menunggu tak jauh dari apotek ini. Sambil kabur bandit ini sempat menembakkan senjata sekali ke udara.
"Saya sempat teriakin tapi mereka sudah pada kabur," katanya.
Warga dengan dibantu petugas keamanan sempat mencari begal ini, namun hingga kini hasilnya nihil. Petugas kepolisian yang melakukan pemeriksaan TKP menemukan dua selongsong peluru dan satu proyektil yang nyangkut di kaca yang ditembak bandit ini.
(nal/gah)











































