Berbicara kepada wartawan seusai dilantik oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo di Jakarta, Rabu (22/4/2015), Triyono menyatakan, Pilkada merupakan agenda politik daerah yang harus diperhatikan. Pelaksanaannya harus berlangsung dengan baik.
"Saya pikir teman-teman wartawan juga tahu kami ini ditugaskan dalam mengawal Pilkada," kata Triyono.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Artinya yang sudah dipimpin Pak Irianto ini cukup bagus, sehingga bisa dilanjutkan lagi. Selain itu kita juga bertugas menyelenggarakan pemilihan kepala daerah. Saya pikir ini tugas yang cukup berat, kita harus koordinasikan sebaik-baiknya dengan semua komponen agar penyelenggaraan Pilkada di Kaltara ini bisa berjalan dengan baik dan demokratis," katanya.
Triyono memaklumi tugasnya untuk mengawal Pilkada. Di sana ada satu kota, empat kabupaten, dan Provinsi Kaltara itu sendiri yang akan melaksanakan Pilkada.
Hanya saja Triyono buru-buru mengelak ketika ditanyakan apakah penunjukannya sebagai Pj Gubernur Kaltara ada korelasinya dengan jabatan sebelumnya sebagai Bupati Purbalingga yang diusung PDI Perjuangan.
"Saya pikir, saya ini PNS, saya nggak punya KTA mana pun. Kami artinya PNS, kalau ada yang memberikan kepercayaan saya pikir itu merupakan suatu amanah yang harus kita pertanggungjawabkan dengan baik. Tapi Insya Allah, amanah dengan Keputusan Presiden ini. Profesional. Kami aparatur negara harus tegas, jangan diragukan lagi," katanya.
(rul/rul)











































