Cuaca Hujan Deras, Pesawat Garuda Jakarta-Aceh Dialihkan ke Medan

Cuaca Hujan Deras, Pesawat Garuda Jakarta-Aceh Dialihkan ke Medan

- detikNews
Rabu, 22 Apr 2015 18:31 WIB
Banda Aceh - Pesawat Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA146 yang berangkat dari Bandara Sukarno-Hatta tujuan Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh tak bisa mendarat karena cuaca buruk. Setelah sempat mengitari Pulau Weh, Aceh sebanyak 3 kali, pesawat akhirnya mengalihkan pendaratan di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara.

Seorang penumpang pesawat Garuda, Radzie, mengatakan, jarak pandang pilot di atas Bandara SIM hanya sekitar satu hingga dua kilometer akibat hujan deras yang mengguyur kawasan bandara. Pilot akhirnya memutuskan untuk mendarat di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara.

"Sekarang kami masih berada di Bandara Kualanamu. Tidak bisa mendarat di Blang Bintang (Bandara SIM) karena hujan deras," kata Radzie, Rabu (22/4/2015) sore.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pesawat Garuda GA146 berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta sekitar pukul 12.00 WIB dan dijadwalkan mendarat di Bandara SIM, Aceh Besar, Aceh sekitar pukul 14.30 WIB.

Menurut Radzie, saat pesawat berada di atas langit Aceh, pilot memutuskan untuk menunggu sekitar 15 menit dengan mengitari Pulau Weh, Aceh. Namun karena cuaca tidak bersahabat, akhirnya diputuskan untuk mendarat di Kualanamu.

"Belum tahu kapan berangkat. Ini masih menunggu di Bandara Kualanamu," jelasnya.

Sedangkan VP Corporate Communication Garuda Indonesia, Pujobroto, membenarkan bahwa GIA 146 mengalihkan pendaratan ke Bandara Kualanamu karena cuaca buruk di bandara Aceh.

"Benar. GA 146 berangkat dari Jakarta pukul 12.20 WIB, sampai Aceh seharusnya 13.50 WIB. Cuma di sana saat mau mendarat hujan lebat, sehingga tidak mungkin mendarat karena jarak pandang terbatas," jelas Pujo saat dihubungi detikcom pukul 18.10 WIB.

Jarak pandang minimal untuk pendaratan seharusnya 2 ribu meter atau 2 km, namun saat hujan lebat tadi, jarak pandang hanya 1.000 meter atau 1 km. Maka, sesuai SOP, pilot tak boleh memaksakan pendaratan.

"Akhirnya mendarat di Kualanamu pukul 16.15 WIB. Pukul 18.00 WIB ini sudah bergerak take off dan diperkirakan sampai Banda Aceh pukul 18.50 WIB," imbuhnya.

Selama menunggu di bandara Kualanamu, penumpang sudah diberikan kompensasi. Pesawat berjenis 737-800 yang berisi 160 penumpang itu diperkirakan sampai di Bandara SIM pukul 18.50 WIB.

(nwk/try)


Berita Terkait